200 Tiang LRT Cawang Bekasi Selesai 2018

Mega Proyek kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mulai terlihat wujudnya. Ini terlihat dengan telah berdirinya sekitar 200 tiang pancang dari proyek yang direncanakan tahap I akan selesai pada tahun 2018 tersebut.

Menurut Direktur Utama PT. Adhi Karya, Budi Harto, sebagian tiang yang berdiri bahkan sudah lengkap dengan bagian atas penyangga atau yang disebut dengan pier head. Rencananya, total tiang pancang yang akan dibangun sekitar 300-an.

“LRT ini akan mengintegrasikan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi,” kata Budi dalam rilisnya, kemarin.

Proyek kereta ringan ini akan mencakup dua tahap, tahap pertama meliputi jalur Cawang-Cibubur sepanjang 14,3 km, Cawang-Dukuh Atas 10,5 km, dan Cawang-Bekasi Timur 18,3 km. Sedangkan di tahap kedua meliputi, lintasan Dukuh Atas-Palmerah-Senayan 7,8 km, Cibubur-Bogor 25,0 km, dan Palmerah-Grogol 5,7 km.

“Kami juga sedang melakukan pencetakan 70 pier head lagi. Siap pasang. Dengan perkembangan ini untuk ruas koridor Cibubur-Cawang, progressnya sudah 10 persen. Target kita 2018 selesai dan bisa beroperasi. Total panjang enam lintasan LRT sejauh 81,6 kilometer. Progres pekerjaan tahap pertama sudah 7 persen dengan serapan sekitar Rp 1 triliun,” terang  Budi.

Koridor LRT Cibubur-Cawang sendiri merupakan bagian dari pekerjaan tahap pertama proyek LRT Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodetabek). Bersama koridor Cibubur-Cawang, tengah dikerjakan juga koridor Bekasi-Timur Cawang sepanjang 18,3 km dan Cawang Dukuh Atas sepanjang 10,5 km.

Proyek LRT, lanjutnya, merupakan proyek dengan kontrak design and build yang sumber pendanaan berasal dari APBN.Perkiraan nilai kontrak untuk tahap pertama sebesar Rp 20 triliun dan tahap kedua sebesar sekitar Rp 16 triliun. Tahap pertama, kata Budi, ditargetkan selesai tahun  2018 dan tahap kedua selesai tahun 2020

“Proyek senilai Rp 36 triliun itu ditargetkan akan selesai tahun secara keseluruhannya tahun  2020,” ungkap Budi.

Sebagaimana diketahui, lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2015, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan penugasan kepada PT Adhi Karya untuk melakukan Percepatan Penyelenggaraan Kerata Api Ringan/Light Rail Transit terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Menurut Perpres ini, penyelenggaraan LRT terintegrasi itu terdiri dari Lintas Pelayanan Cawang–Cibubur, Cawang–Kuningan–Dukuh Atas, Cawang–Bekasi Timur, Dukuh Atas–Palmerah–Senayan, Cibubur–Bogor, dan Palmerah–Bogor.

Perpres ini juga menyebutkan, Pemerintah menugaskan kepada PT Adhi Karya untuk membangun prasarana Kereta Api Ringan terintegrasi, yang meliputi, jalur, termasuk konstruksi jalur layang, stasiun, dan fasilitas operasi. Sebelumnya, pekerjaan konstruksi LRT ini sempat terkendala karena ada perbedaan pendapat mengenai standar lebar rel (gauge) yang dipakai.

Iklan

Tentang GudangCikarang.Com

Broker Property daerah Bekasi - Cibitung - Cikarang - Deltamas - Karawang dan sekitarnya. Melayani : Sewa - Jual Property Rumah, Ruko, Rukan, Kavling, Gudang, Apartement, dll.
Pos ini dipublikasikan di Seputar Cikarang dan tag , , , , . Tandai permalink.

Ada Pertanyaan, silakan Call / Whatsapp : 0812-8119 6668

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s